Senin, 12 Mei 2014

INI KISAHKU

INI KISAHKU YANG AKU ALAMI...

ini kisah nyataku tapi Mungkin ada bagian fiktif juga yang tertulis dalam catatan ini hehe , karena baru belajar mohon koreksiannya untuk para pembaca yang budiman.. :)

Pada suatu malam AKU melamuni nasibku, mungkin belum terlalu penting memikirkan hal yang serius untuk wanita seumuranku. Memikirkan, mendambakan pernikahan.. Yaa Penikahan. usiaku memang tergolong masih relatif muda, apalagi untuk memikirkan hal yang serius untuk membina rumah tangga. yaa mungkin aku masih disebut anak bawang dalam hal ini karena usiaku baru genap 20 tahun 3 bulan yang lalu, tapi entah kenapa aku merasa yaki dengan umurku yang telah genap aku telah dewasa, aku berhak mendapatkan apasaja yang aku mau termasuk berumah tangga. tak sedikit teman yang menganggapku aneh, Aneh masih muda kok ingin cepat-cepat menyudahi kebebasan. menurut mereka menikah itu hal yang mengekang, sehingga kita merasa tak ada waktu lagi untuk main-main, tak ada waktu lagi untuk jalan-jalan  ke mal-mal. tak bisa dengan bebas lagi bergosip dengan teman sebaya, tak bisa lagi hura-hura, foya-foya. karena menurut mereka apabila seorang wanita yang telah menikah, kemanapun pasti tidak akan sebebas saat sendiri. tapi menurutku beda. sungguh beda dari pandangan mereka. justru dengan aku menikah, aku bisa sedikit mengurangi beban orang tua,  menjalankan sunnah rosul, dan melengkapi ibadahku. namun aku bingung dengan keinginanku ini. bukan karena takut tak bisa main-main lagi dengan teman sebayaku, jaln-jalan, cerita-cerita , dan menghabiskan banyak waktu dennga sahabat-sahabatku. tapi aku bingung karena sampai detik ini aku belum  menemukan sosok calon suami yang menjadi dambaanku. beberapa aku mengenal laki-laki tak seorangpun yang sreg dalam hati. padahal aku tak pernah mematok laki-laki seperti apa dia, baik dalam fisik, pendidikan ataupun materi sekalipun. tapi aku hanya inginkan laki-laki yang mengetahui, dan memahami agama ISLAM dan dapat menerimaku apa adanya
serta membuatku nyaman saat-saat bersamannya dan tentunya dapat menjadi panutan tuntunan dan juga imam untukku dan keluarga kita nanti. hanya itu, tapi entah kenapa aku belum juga mendapatkan sosok seperti itu. aku tak suka lelaki yang kerjaannya hanya obral janji tapi kecengan sana-sini gak jelas. dan hal inipun yang membuat hari-hari terasa menderita buatku karena aku belum bisa menemukan sosok imam itu.. apa mungkin karena ini belum waktunya? atau Alloh berkehendak lain. atau pula menurut Alloh menikah muda tidak  akan baik untukku jalani.. wallohu'alam... yang jelas setiap malam, setiap hari, setiapa waktu aku menantinya dan hingga kini tak kunjung tiba juga.. hal inilah yang membuat aku bingung, resah gelisah setiap saatnya.. aku merasa hidupku taak pernah tenang. dalam benakku aku takut tak akan bisa menemukannya, namun pikiran jelek itu aku buang jauh-jauh. untuk menenangkan hatiku agar bisa mengejar apapum yamg belum sempat ku kejar. aku mencoba bersikap seolah aku tak pernah galau bahkan didepan orang-orang yang aku sayangi, sahabat, termasuk orang tuaku. aku hanya menyimpan rasa ini sendiri. dan aku hanya adukan pada penciptaku, pencipta alam semesta dan isinya ini. ya aku rasa hanya ini yang dapat aku tulis hari ini karena sampa saat ini aku belum menemukan sosok yang aku dambakan itu.. semoga ALLOH memberikanku kesabaran, ketabahan dan keikhlasan untuk menunggu kehadiran sang kekasih yang dikirimnya untuk menjadi imamku.. mohon do'anya yaa semuanya .... Aamiin.. :)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar